Ada apa ini.. Krisis lagi?
Indonesia krisis kita jadi korban, Amerika yang krisis kita jadi korban lagi. Masa jadi korban terus, kapan dong jadi jagoan?
Karena bukan ahli ekonomi, seperti ibu Sri Mulyani, atau ibu Miranda Goeltom, menurut pendapat saya yg tentu saja sangat awam (-dan gak pernah lolos masuk tes BI tentunya), bahwasannya semua ini adalah hasil mekanisme supply-and-demand. Hukum permintaan dan penawaran.
Jangan melihat USD itu sebagai mata uang Amerika saja, USD itu sudah menjadi komoditi international. Yang pakai USD untuk transaksi cukup banyak. Sekarang ketika Amerika krisis, para pengusaha lokal akan butuh uang USD untuk transaksi importnya, sementara pemasukan USD berkurang drastis karena menurunnya ekspor. Jadi permintaan menjadi lebih besar daripada penawaran.
Kemudian crush-nya banyak institusi keuangan di US yang didalamnya adalah para jawara investasi, menimbulkan penarikan investasi besar-besaran oleh lembaga-lembaga tersebut untuk menyelamatkan cash flow-nya. Hot money di Indonesia yaitu investasi asing di bursa efek, juga pada ditarik. Saham-saham pada dijual, hukum supply and demand kembali berlaku. Harga saham rontok karena lebih banyak yang menjual daripada yang membeli. Sementara untuk mentransfer hot money ini diperlukan uang USD karena ini transaksi multinasional yang menggunakan mata uang USD. Kembali permintaan terjadi tanpa diimbangi penawaran karena tidak adanya USD yang masuk.
Dari dua kejadian itu sudah bisa dibayangkan berapa besar pengaruhnya terhadap harga USD yang menjadi langka dipasar. Karena itu kalo pemerintah melakukan intervensi maka pemerintah akan mengimbangi permintaan pasar dengan memberikan tambahan supply dari cadangan devisa, yaitu dengan menjual dollar dengan porsi tertentu untuk menyeimbangkan pasar.
“Ribeeett!”
Nah dilanda kepanikan, para pemilik uang juga ramai-ramai menkonversikan sebagian uangnya dalam bentuk emas demi menghindari resiko fluktuasi mata uang yang tidak menentu dan menciptakan keamanan portfolio. Emas memang memiliki nilai riil, tidak seperti mata uang. Uang bisa menjadi tidak berharga seperti di Zimbabwe tetapi emas akan selalu punya nilai. Karena itu harga emas pun melonjak tajam.
Media pun beramai-ramai memberitakan tentang krisis ekonomi, masyarakat pun mengkonsumsi berita itu dengan cepat. Para ibu rumah tangga jadi berhemat, yang tadinya belanja di mall, sekarang cukup di warung sebelah aja, semua pengeluaran di rem karena takut terimbas krisis ekonomi tersebut. Karena pengeluaran berkurang, pendapatan/income dari perusahaan ritel pun berkurang. Perusahaan pun harus melakukan efisiensi disana sini, yang ujung ujuuuuuuungnya yaitu PHK.
“Kacaaauuu!”
- Amerika butuh duit.
- Melalui perusahaan-perusahaan investasinya (yang mempunyai cabang di hampir seluruh dunia), diinstruksikan untuk menjual saham yg lagi dipegang/hold. Karena apa? Karena diatas, butuh duit :p
- Serentak dan kompak, hampir seluruh bursa saham di seluruh dunia, rontok.. tok.. tok..
- Padahal, saham yang dijual itu, tidak sebanding dengan kinerja dari emiten. wong.. masih profit koq, kenapa juga harus dilepas-lepas sahamnya? Kerena apa? yahh.. butuh duit itu!
- Investor kecil/mini yah jadi ikut2an jual sahamnya, kalo yang jagoannya (perusahaan investasi asing) aja udah pada lepas..
- Bursa Efek Indonesia, banyak pemain asing, jadi sangat berpengaruh indeks terhadap aksi para pialang perusahaan investasi asing itu
- Itulah kenapa BEI yang rontok duluan dibanding nikkei/jepang, hangseng/hongkong
- Makanya baru buka sesi pertama, langsung di tutup/suspend, karena udah jatuh/drop -10%
- Ditambah lagi berita yang simpang siur, perusahaan X bangkrut lah.. dan ini itu… tambah kacau!
- Melalui berita dan media, pemerintah menghimbau masyarakat untuk rame-rame membeli saham karena harganya sudah amat sangat murah (gak salah)
- Pemerintah kita pun ikut campur tangan, dengan membeli saham-saham BUMN, yaah.. mudah2an bisa kuat mengangkat indeks. amin. wassalam.
Kutipan dari: Ice-KoKiWorld
7 comments so far
Leave a reply




wah untung dari dulu gwa transaksi pake euro
), btw kabar saham yg baru gwa beli dua lembar itu gimana ya??? mana mahal lagi perlembarnya
)
sama men, gw juga sering n suka nonton EURO,, kan jagoan gw menang Manchester United :p
lo beli saham apa sih? saham google (GOOG) kali tuh, perlembar 3 juta
)
ntar juga naik kalo G1 Android udah menyebar :p
jangan samakan G1 nya google dengan G1 kita yah
Gw gak ngaruh tuh kayaknya….secara gw kan ibu-2 yang jago ngatur duit…dan kayaknya apa sih artinya krisis ekonomi..yg penting jangan sampai krisis hati dan krisis percaya diri aja kele…
widiiih, full report by Yoezrun. kayaknya gak usah baca koran, baca tulisan lo aja g jadi ngerti knp krisis amrik jadi ngaruh di indonesia. So…what should we do then?
use.. jadi apa saran lu buat awam kayak gw ?
beli saham karena BEJ lagi sale buat jangka panjang ? tapi apa sekarang udah puncak turunnya ? kan ga ada yg tau.. kalo udah beli skrg tar 2 thn lagi masih turun gimana ? mohon ya penjelasannya utk manajemen resiko.. maklum.. duit yg buat beli saham adalah duit yg gak nganggur jadi gak mau hilang.. maunya nambah terus
kl gw yang penting hrg cabe jgn pada naek aja…tar gw beli gorengan, cabe nya di jatahin lagi
…
tapi bagaimanapun krisis yg melanda, kita kan bisa menghadapinya kan? asal jgn krisis percaya diri/a> aja, ntar bisa menjalar ke mana mana soalnya….