Archive for the ‘TheDiaryOf’ Category
How Do You Answer Your Phone?
Jaman sekarang ngejawab telepon nggak cukup pake “Halo”. Dari pengamatan sehari-hari, yang paling penting dan menentukan arah sebuah pembicaraan telepon adalah apa yang datang setelah “Halo”. Atau -dalam beberapa kasus- apa yang diucapkan sebagai pengganti “Halo”. Berikut beberapa teori dodol mengenai hal ini.
“Halo?”
Ini yang paling normal. Biasanya keluar kalau nomor yang tertera di layar LCD adalah nomor tak dikenal, orang yang sudah lama tak bertemu, atau teman yang tidak terlalu dekat. Kenapa kita melakukan hal ini? Karena kita ingin dianggap normal sehinga orang tidak menyangka kita sok akrab. Padahal, orang sok akrab biasanya menyapa penelpon dengan…..
My First Swing
Golf sejak lama dikenal sebagai olahraga mahal. Pemainnya umumnya pengusaha, profesional, dan pejabat. Di lapangan golf-lah umumnya deal-deal bisnis senilai miliaran rupiah, bahkan triliunan rupiah terjadi. Bahkan muncul pameo: bicara bisnis di lapangan golf, bicara soal golf di kantor.
itu tempo doeloe … kalo sekarang mah biasa aja kalee ..
“Posisi tangan kiri lo itu harus lurus terus, mulai dari stik-nya diangkat sampai kena bola pas mukulnya. Keliatannya gampang kan? It’s not as easy as it seems, dude! Trust me!” kata teman saya. Pada awalnya saya pikir permainan golf itu membosankan. Gitu-gitu aja. It’s so boring. Gak ada keringatnya (gak ada lari kesana sininya). Maklum saya terbiasa olahraga seperti futsal, basket dll. Itulah kesan pertama kebanyakan orang tentang olahraga satu ini. Atau mungkin karena olahraga ini gak ada lari kesana sini, makanya banyak para petinggi yang suka olahraga ini kali ya? Karena kebanyakan dari mereka udah gak sanggup untuk lari pastinya a.k.a kebuncitan :p
Investor ‘Cupu’ Gathering
“Malihh.. kita ngumpul dulu ntar malem, investor gathering”. “Halahh… coy, gayamu udah kayak investor sekelas Warren Buffet aja”. Padahal siy rencana ngumpul semalem buat ngobrol-ngobrol aja, sama pembagian jatah pemesanan IPO MNC. Tapi sampe sekarang masih gak jelas..
Abis sholat maghrib di kantor, langsung menuju ambasador, beli buku “Stock Valuation”. Maklum gw baru daftar untuk ikutan trading online di BEJ. Tinggal buka alamat webnya, langsung tampil deh tuh data-data harga saham. Asli gw blank banget pas pertama liat fluktuasi harga saham disitu. Kedap-kedip tiap detik, warna ijo (harganya lagi naik), warna merah (harganya lagi turun).
CDMA, butuh gak sih?
“Saya hanya manusia biasa. Mudah terkena berbagai pengaruh dan cenderung menyerah kalah ketika sudah berhubungan dengan keterbatasan ekonomi.”
mwakakak…
Data Source Name Not Found
Kemaren..
Diketawain sama si jadhit (korsim sumba), “njus, gw baru klik menu klaim, langsung error, mwakakak,,!”. Gw gak asal percaya begitu aja, karena apa? Becoz of what? gw udah ngetes.. compile.. Writing EXE, baru kirim patchnya ke jadhit. “Yang bener lo dhit? Jangan-jangan settingan DSN lo yang salah tuh” Gw mencoba membela diri :p Jadhit dengan bringas membela diri pula, “Gw capture / print-screen errornya, ntar gw kirim ke imel lo deh”, “Ok dhit, thanks”, and the rest is.. Semua kesalahan itu benar adanya. (Peace dhit!)
Padang I’m In Love
weekend kemaren tgl 18-21 Mei 2006, gw n zack refreshing ke padang, hadirin acara pernikahan lili (temen kantor se-divisi). Dari Jakarta jalan jumat shubuh (dari rumah :p), nyampe di padang sekitar jam 8-an, berlanjut ke kota Solok, sekitar 2 jam perjalanan darat dari kota Padang, perjalanannya “naik-naik ke puncak gunung” jalannya berkelok-kelok, dengan pemandangan beberapa bukit yg udah habis dipangkas untuk konsumsi PT. Semen Padang
Abis istirahat hari jumat itu, sabtu paginya siap-siap ke resepsi pernikahannya lili, ketemu dengan rombongan teman-teman dari KCU Palembang, gak ada yang gw kenal dari mereka, tapi mungkin mereka kenal sama gw huehehehe.. setelah berjalan kaki dari hotel Caredek ke lokasi TKP, sambil nunggu lili dan suaminya di arak (jalan kaki gitu deh, cukup jauh, banget)
Comments (10)
Comments (5)
Comments (7)


